Wednesday, August 27, 2008
Kau Cantik Hari Ini (Intermezo)
Wah…grogi juga setelah sekian lama nggak pernah naik panggung, apalagi di depan orang-orang yang baru saya kenal (jelek-jelek gini saya memang jelek :) he..he..he..., belasan tahun yang lalu waktu masih tinggal di Yogya, saya pernah juga ngeband, mainin lagu-lagu The Beatles dan saya sebagai Vovalis).
Namun setelah nyanyi beberapa lagu dengan cukup mulus, apalagi setelah main gitar mengiringi seorang warga yang pengin nyanyi tapi kebetulan gitaris band nya gak kenal lagu yang diminta, tiba-tiba iseng saya kumat.
Tanpa ada yang meminta, saya buka suara
“Boleh nyumbang satu lagu lagi nggak ?”
Sudah tentu semua hadirin mengiyakan.
Lantas saya ngomong lagi “Setiap kali saya nyanyi lagu ini, istri saya selalu bertanya, hayooo…..nyanyi buat siapa ?”
Saya lihat hadirin senyum-senyum.
“Padahal, lagu ini saya nyanyikan buat dia” kata saya selanjutnya, senyum hadirin tambah lebar.
“Baiklah, saya akan membawakan lagu KAU CANTIK HARI INI dari LOBOW” Pungkas saya sambil nyengir.
Saya bawakan lagu itu dengan sangat santai dan Alhamdulillah, mulus sampai selesai, kebetulan jenis suara saya cocok dengan lagu yang agak-agak 'ngountry' tersebut.
Selesai nyanyi dan mendapat tepukan hadirin serta pujian MC, saya kembali ke tempat duduk dan nyamperin istri saya yang sok cuek ngobrol dengan teman sebelahnya, he…he..he…saya liat baju belakangnya basah keringetan, mungkin malu juga dia dinyanyiin lagu oleh suaminya di depan umum, apalagi lirik lagunya agak-agak nggombal gitu.
Agak surprise ketika paginya dia membangunkan saya dengan cara yang tidak biasanya “Apih….Sudah siang nih, bangun dong…”, suaranya terdengar lebih lembut dari biasanya, nggak cuma itu, 2 kali ciuman mendarat di pipi saya yang kasar.
Wah…sepertinya saya harus berterimakasih pada Lobow dan Dewiq yang udah nyiptain lagu ini
KAU CANTIK HARI INI
Lama sudah tak ku lihat
Kau yang dulu ku mau
Kadang ingat kadang tidak
Bagaimana dirimu
Kau Cantik hari ini
Dan aku suka
Kau lain sekali
Dan aku suka
Entah ada angin apa
Kau berdiri di sana
Berhenti aliran darahku
Kau menatap mataku
Kau cantik hari ini
Dan aku suka
Kau lain sekali
Dan aku suka
Tak kan kubiarkan lagi
Kau menghilang dari kehidupanku
Friday, August 8, 2008
Berita yang menghukum
Sore tadi (Jumat 08/08/08) nonton berita sore Trans7 yang menayangkan spenggal kisah Rio Martil yang baru saja diekseskusi mati.
Yang membuat saya terganggu adalah saat kamera menyorot prosesi pemakaman sang terpidana, bergantian dengan penayangan wajah-wajah mungil anak-anak Rio, bertepatan dengan itu ada suara narator (soud bite) yang kurang lebihnya mengatakan bahwa "Rio adalah seorang pembunuh sadis berdarah dingin" yang diulang-ulang.
Kata-kata pembunuh sadis berdarah dingin yang diulang-ulang yang melatari penayangan wajah-wajah polos itu menurut saya seperti ikut menghukum 2 anak kecil yang tidak tahu menahu perbuatan bapaknya. Trans7 seperti 'mengumumkan' anak-anak yang masih polos itu sebagai anak dari seorang pembunuh sadis. Kasihan mereka.
