Sunday, June 1, 2008

Sekelumit

Hmm...Tiada yang hebat dan mempesona
Ketika kau lewat dihadapanku biasa saja
Waktu berkenalan terjalin sudah
Ada yang menarik pancaran diri terus mengganggu
Mendengar cerita sehari-hari
Yang wajar tapi tetap mengasyikkan
........................

Penggalan bait-bait lagu Nuansa Bening dari Keenan Nasution yang pernah sangat populer di tahun 70 an itu tiba-tiba kembali terngiang-ngiang di telinga.
Lagunya enak, liriknya mengalir dan sehari-hari sekali...pas banget.

Saya ingat betul, lagu ini pertama saya dengar ketika kelas 3 SMP.
Melalui lagu ini, Keenan cs, bersama Chrisye dengan albumnya Sabda Alam dinobatkan sebagai pembawa genre baru di pelataran musik Indonesia.

Kicau Burung bernyanyi
Tanda buana membuka hari
Dan embun pun memudar
Menyongsong fajar....

Llirik di atas adalah penggalan dari lagu Sabda Alam nya Chrisye (almarhum).
Menurut saya, lirik di atas juga sederhana saja, namun apik.
Mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur atas kenikmatan yang setiap pagi dianugerahkan kepada kita oleh Yang Maha Kuasa.
Lirik lagu ini juga mengingatkan saya kepada salah satu karya musisi Inggris yang akhirnya meninggalkan dunia musik setelah memutuskan untuk masuk agama Islam dan berganti nama menjadi Yusuf Islam, dia adalah Cat Steven dengan hits nya Morning has Broken.

Morning has broken

Like the first morning
black bird has spoken
like the first bird....

Memang alam semesta ciptaan Tuhan ini begitu luar biasa mengagumkan.
Dan para seniman tidak habisnya terinspirasi oleh keindahan ciptaan-Nya, apakah itu berupa tetesan embun di pagi hari, indahnya purnama di malam hari, maupun manisnya sebuah senyuman.
Kalau nggak salah, itu semua yang disebut dengan ayat Kauniyah, yaitu firman (Allah) yang tidak tertulis, sedangkan Firman Allah yang tertulis sudah tentu adalah Kitab suci Al Qur'an.

Beruntunglah mereka yang dikaruniai bakat seni yang luar biasa, sehingga dapat memindahkan keindahan ciptaan-Nya ke bait-bait puisi dan lagu, atau ke kanvas atau ke media-media kesenian lainnya.
Berbahagialah kita yang dikaruniai panca indera, sehingga kita dapat menikmati keindahan ciptaan para seniman itu, dan terutama menikmati karya cipta dari Sang Maha Seniman yang keindahan ciptaannya senantiasa tak tertandingi.